Minggu, 17 Februari 2013

Tip Pemeliharaan Opel Blazer





Pemakaian minyak rem sebaiknya menggunakan => Brake fluid DOT4
Power Steering => Dextron II D (ATF) => Volume 1 liter
Transmission ATF Dextron IID+Lubrizol Volume 2 lt GMI – P/N 0FBH0229

Radiator Coolant
Ethylene Glycol Based coolant Volume 8.5 liter campuran 50/50 dengan air bersih

Pengisian BBM
Sebaiknya minimum ¼ tangki harus sudah diisi lagi, karena Kalau menunggu sampai posisi hampir habis (merah), kotoran yg mengendap di tangki bensin bisa ikut tersedot dan akan merusak fuel pump.

Tekanan angin ban yang dianjurkan 30-34 psi.
Usahakan saat mengukur atau menambah angin saat kondisi ban dingin [pagi hari].

Pemeriksaan fuel pump mudah dilakukan sendiri. Caranya hidupkan mesin, dengarkan bunyi dengung di sekitar ban belakang kiri. Jika bunyi dengungnya terasa kencang seperti suara gerombolan lebah itu berarti fuel pump sudah mulai bermasalah.

Penggagntian Saringan udara, saringan bensin, sebaiknya diganti tiap 15.000km. Sedangkan busi tiap 30.000km.

Jadwal penggantian timing belt (Ini sangat penting) !
Timing belt, terutama tensionernya perlu di cek berkala setiap 7500km. Sedangkan penggantian tiap 30.000km untuk DOHC dan 60.000km untuk SOHC.

Apakah semua tutup yang ada di ruang mesin dapat (boleh) dibuka ? Sekedar informasi, semua tutup yang bisa dibuka di ruang mesin dan diwarnai hitam sebaiknya tidak usah dibuka2x rutin. Yang boleh hanya tutup yang berwarna kuning. Hal ini berlaku untuk semua jenis kendaraan dan sudah merupakan standar ketentuan.

Dimana lokasi busi di blazer dohc dan bagaimana cara melepasnya ? Lokasi busi DOHC, buka cover warna merah (yang ada tulisan DOHC) dengan melepas dulu baut menggunakan kunci torx 20 atau 'L' 5.

Dibalik penutup tersebut ada tempat kabel dan busi seperti mobil lainnya, tarik kabel businya menggunakan pengungkit yang sudah disediakan di situ. Buka busi menggunakan kunci busi 16mm.

Bila : Lampu indicator rem tetap menyala tanpa kedip meski rem tangan sudah dilepas habis. Dan hal ini diatasi dengan mematikan mesin, , kemudian di start on lagi, maka indicator kembali normal. Solusi : biasanya bad connecting antara soket EBCM [electronic brake control module, bentuknya persegi empat dekat booster rem].

Bila Lampu Kurang Terang
Solusi : Wiring Opel Blazer mengikuti standar Negara Kanada dimana maksimum voltase yang diijinkan adalah 9 Volt. Supaya lampu Opel Blazer lebih terang, wiring dapat diganti menjadi 12 Volt dengan menambahkan relay supaya tidak terbakar.
Bila Lampu indikator tanda rem (lampu kontrol untuk rem tangan di dashboard) selalu menyala (merah) kalau kecepatan di atas 60 km.

Solusi: Control ABS jarang sekali rusak. Yang sering adalah kotornya konektor control ABS. Yang pasti hal-hal lain yg perlu diperiksa saat kontrol rem nyala adalah:

· Ketinggian minyak rem
· Switch hand brake rusak
· Speed sensor ada gangguan

Indikator tekanan oli, berada dipojok kiri bawah dashboard. Range-nya dari 0 sampai 500 kpa (maks). Yg dicari adalah : Saat pertama mesin dihidupkan (dari mulai mesin dingin), jarum tekanan oli harus mendekati angka 500 Kpa (maks), semakin mentok ke 500 Kpa tekanan oli semakin bagus, tapi RPM harus stabil (idle) di angka 900., kemudian setelah sekiar 5 menit mesin hidup, tekanan oli secara perlahan-lahan turun mendekati tekanan 250 Kpa dan Blazer yang baik setelah mesin panas tekanan oli tetap berada disekitar 250 Kpa dan tidak boleh kurang dari 125 Kpa., (idealnya tekanan oli saat mesin panas adalah 250 Kpa dengan toleransi plus minus sedikit).

Indikator rem menyala kalau jalan diatas 60 km. Check Speed sensornya, mungkin rusak atau conectornya kendor/kotor.
Hilangnya tenaga sesaat belum tentu disebabkan fuel pump. Ada kemungkinan yang dialami disebabkan kendornya soket komponen yang berhubungan dengan kerja pengapian.

Cara Menguras Radiator
Mesin harus didinginkan dulu sebelum dikuras dan diganti. Buka saluran drain. Saluran drain ada di bawah saringan udara

Cara bukanya:
1. lepas dulu rumah saringan udara.
2. gunakan sejenis obeng dengan ujung segi empat ukuran 5x5 mm, putar ke kiri 1/4 putaran plastik tutup drain warna putih kecoklatan.
3. tarik sedikit plastik tutup drain tsb.
4. buka tutup radiator.
5. buka selang radiator yang atas.
6. setelah habis air di radiator, tutup lagi drain, masukkan coolen baru.
7. hidupkan mesin, tambahkan air radiator baru secara bertahap sampai air yang keluar dari selang sama dengan air radiator baru.
8. pasang kembali selang.

Selasa, 12 Februari 2013

Pemeriksaan Speed sensor pada opel blazer


Gejala-gejala yang ditimbulkan akibat kegagalan Speed Sensor, yaitu:
Ketika mobil sedang melaju dengan kecepatan tertentu, ketika Anda melakukan perpindahan gigi dari 3 ke 4 atau 4 ke 5 mesin tiba-tiba mati. 
Kemudian ketika mobil dihentikan, lalu di start kembali, indikasi mesin semuanya normal, idle/Langsam juga normal. Namun ketika mobil dijalankan, maka pada saat perpindahan gigi, mesin kembali mati mendadak.
Ketika Mobil melaju, jarum penunjuk kecepatan (Speedometer) naik-turun tidak jelas atau mati-hidup.
Jika Anda mengalami permasalahan seperti diatas, itu berarti terjadi indikasi tidak normal pada Speed Sensor, maka tidak usah panik. Solusinya sangat mudah, silahkan ikuti langkah-langkah berikut:

Gambar 1. Rangkaian Speed sensor
Gambar 2. Speed sensor magnetik

Gambar 3. Posisi Speed Sensor pada Opel Blazer DOHC 96'

  
Langkah Kerja Pertama (Membongkar) :
Dongkrak Roda Belakang Mobil (jangan Roda Depan) hal ini untuk mencegah Oil Transmisi tumbah ketika Anda mencabut Speed Sensor.
Posisi Speed Sensor berada pada Ujung paling belakang Transmisi disebelah kiri (dibawah Jok Penumpang), terikat dengan Baut 13 mm (Lihat gambar diatas).
 Pertama lepaskan kabel konektor ke Speed Sensor dengan hati-hati.
Perhatikan apakah ada Oil yang keluar dari lubang Kabel Konektor, bila "IYA" berarti Body Speed Sensor retak/pecah. Indikasi harus ganti baru :0, jika "TDK" berarti Aman.
Kemudian lepaskan Baut 13 mm Pengikat Speed Sensor.
Pegang Speed Sensor, lalu putar kiri-kanan sambil menarik, hingga Speed Sensor terlepas keluar.
Periksa O-Ring pada batang Speed Sensor, apabila karet O-Ring tersebut sudah mengeras, sebaiknya diganti dengan O-Ring yang baru, untuk mencegah kebocoran Oil, nanti setelah dirakit kembali.
Bersihkan Speed Sensor dengan menggunakan Bensin sehingga bersih dari kotoran Oil yang melekat.
Semprot dengan Angin Bertekanan atau Contact Cleaner untuk membersihkan permukaan Sensor. Pastikan tidak ada sedikitpun debu/serbuk besi yang melekat pada Sensor.


Gambar 4. Sensor bersifat Magnetic sehingga mengikat Debu Logam
Langkah Kerja Kedua (Pemasangan) :
Speed Sensor yang telah dibersihkan jangan diletakkan ditanah atau area kotor yang mengandung debu logam yang dapat terikat oleh magnet.
Masukkan O-Ring yang baru pada batang Speed Sensor, berikan sedikit Auto Seller bila diperlukan.
Masukkan Speed Sensor pada Transmisi, sambil memutar perlahan dan ditekan.
Ikat kembali Baut 13 mm untuk pemasangan sempurna.
Siap melakukan Test Drive... 

Prosedur penggantian water pump Opel blazer

1. Buka komponen langkah isap engine, lalu Pulley Drive Belt & Roller Pulley.
2. Buka tutup/cover timing belt, perhatikan roda pulley paling bawah, bagian ini cukup hanya dilepaskan baut kecil empat buah yang mengikat roda pulley tersebut ke poros utama. JANGAN melepaskan baut besar yang berada ditengah-tengah roda pulley karena baut tersebut hanya sebagai pengaturan poros engkol (cruck ass) jadi g perlu dilepas.

3. Atur posisi timing belt (roda gigi timing belt), tanda panah roda gigi ke tanda panah pada mesin (diatas roda gigi). Bagi pemula, berikan tanda garis dengan menggunakan cat putih (tipe X, dsb) untuk meyakinkan posisi tersebut bila nanti bergeser.

4. Siapkan suku cadang pengganti (Water Pump yang baru).

5. Siapkan Sealer berkualitas, seperti sealer untuk engine, bak oli, dsb.

6. Buka Tensioner Timing Belt, Roller Timing Belt, Timing Belt, Braket Roller Timing Belt dan Cover Plate. (semua komponen yang mehalangi untuk membuka water pump).

7.Lepaskan tiga buat baut "L" yang mengikat Water Pump ke Mesin.

8. Tarik/lepaskan Water Pump, tarik pelan-pelan biarkan air Radiator tumpah ke bawah.

9. Bersihkan area dudukan Water Pump dari kerak atau karat. Bersihkan juga bagian-bagian mesin diarea tersebut yang agak kotor dengan mengunakan solar (supaya tidak merusak karet), lalu cuci dengan sabun dan siram air supaya bersih.

10. Oleskan Auto Seller pada celah masuk karet Seal pada Water Pump yang baru, lalu masukkan Seal. Selanjutnya Water Pump siap dirakit pada dudukannya Mesin.

11. Rakit semua komponen-komponen diatas hingga selesai.


Catatan:
1. Pastikan Mekanik Anda yang merakit dan menyetel Timing Belt benar-benar mengerti dan ahli dalam melakukan hal tersebut.
2. Atur Setting Tensioner Timing Belt dengan benar. Putar sekali, lalu posisikan jarum/tanda panah berada pada coakan/celah yang terdapat dikomponen Tensioner tersebut.
3. Lakukan pengujian pemasangan timing belt, putar dengan menggunakan kunci pada baut besar di poros bawah/engkol sebanyak dua kali, jika putaran lancar tidak tertahan, berarti pemasangan tidak ada masalah. Semoga Artikel ini dapat berguna buat kita semua. Mohon maaf atas banyak kekurangan, semoga rekan-rekan dapat menambahkan untuk kesempurnaan.

Perawatan dan perbaikan Extra fan opel Blazer



Pada radiator beberapa jenis mobil menggunakan kipas pendingin (Fan) dengan penggerak motor listrik. Lambat laun, seiring pemakaian, umumnya setelah 5 tahun (dari mobil baru), maka motor fan sudah mulai memperlihatkan kinerja yang kurang baik. Khusus pada bagian motor, kemungkinan besar penyebabnya ada dua, yaitu Carbon Brush Aus dan Spool lemah (sangat jarang terjadi).
Untuk Spool yang sudah lemah, maka Spool harus digulung kembali, atau Anda dapat menggantikan motor fan yang baru produk original agar terjamin kwalitasnya. Ok, kita tidak membahas ini disini, karena ini merupakan bagian Replacement Part.

Langkah-langkah mengganti carbon brush fan radiator Opel Blazer.
1. Persiapkan Carbon Brush tipe kabel dari samping seperti pada gambar dibawah ini, misalnya merek FCC MATSUSAKA TRIS Inc. Osaka Japan No: JNDX - 34 NA (Cocok untuk Fan Blazer, Harga Rp. 5000 (lima ribu rupiah) @ sepasang).


2. Bongkar Fan Radiator mobil blazer Anda, sangat mudah, pertama lepaskan bagian intake (saluran isap) ke saringan hawa yang menghalangi Fan. Kemudian lepaskan baut-baut pengikat Fan (@ 4 buah baut ukuran 10 mm).
3. Lepaskan turbin/sudu-sudu fan/kipas, terdapat sebuah mur ulir searah jarum jam (kebalikan dari ulir mur pada umumnya) dengan ukuran mur 13 mm yang mengikat pada center sudu kipas.

4. Kemudian lepaskan motor dari dudukan motor, terdapat 3 buah baut ukuran 8 mm yang mengikat motor listrik tersebut pada rumah fan/kipas, sehingga Fan sudah terlihat seperti pada gambar dibawah. Terdapat sebuah rotor yang berfungsi sebagai sambungan ke sudu kipas, komponen ini tidak perlu dilepas. (Sudah saya coba di press dgn hidrolik pun tidak mau lepas, malah dapat merusak rumah motor, jadi biarkan saja













5. Lepaskan konektor Fan, terdapat kaki konektor massa (-) yang terhubung ke rumah motor, dengan sambungan las tik, jadi hati2x ketika dilepas, jangan sampai patah dipangkal, repot nanti ^_^. usahakan terlihat seperti pada gambar.
6. Kemudian perhatikan clamp/penjepit komponen tempat duduknya carbon brush dan per penekan carbon brush. Buka clamp ini dengan hati2x, dapat menggunakan obeng - atau apapun alat bantu yang lain. Untuk mobil lama, seperti punya saya ^_^ komponen ini sudah sangat rapuh, jadi harus dilepas dengan hati2x, tapi akhirnya retak juga sedikit plastiknya. jika demikian, atasi dengan lem besi (Dexton) atau Alteco.



7. Setelah kedua clamp/penjepit tadi dibuka/angkat, maka komponen rumah dudukan carbon brush sudah dapat digerak-gerakkan. Pertama lepaskan per penekan carbon brush (perhatikan ya, jangan sampai g bisa pasang lagi nanti ^_^, tapi mudah kok, he2x). Kemudian putar komponen rumah dudukan carbon brush hingga menghadap ke posisi dudukan konektor fan (pada langkah 5), lalu keluarkan carbon brush yang lama (sudah aus). Ulangi langkah tadi, untuk mengeluarkan carbon brush yang satu lagi.


8. Ukur terlebih dahulu Carbon Brush yang telah Anda siapkan (langkah 1), jika ukurannya tidak standar (sedikit lebih besar), maka carbon brush tadi dapat di gerinda sedikit, hati2x dalam menggrinda karena material carbon brush cukup lunak, jangan sampai kekecilan ^_^. Kemudian masukkan carbon brush yang baru dan pernya, langkahnya adalah kebalikan dari langkah waktu dikeluarkan tadi ;). Setelah kedua carbon brush selesai dimasukkan, maka clamp/jepit kembali komponen dudukan carbon brush ke rumah motor (kebalikan langkah 6).
9. Selanjutnya adalah menghubungkan konektor ke carbon brush. Pada langkah ini saya sangat menyarankan. Jangan hanya di solder saja, akan tetapi, pertama bersihkan ujung konektor (tempat solder kabel carbon brush), gunakan kikir, bersihkan hingga kotoran bekas timah yang lama bersih, sehingga terlihat warna kuning keemasan (tembaga). Hal ini supaya suplay power ke motor terhubung dengan baik sehingga power bagus dan kerja motor dapat optimal.


10. Setelah ujung konektor bersih, buat sedikit lengkungan dengan tang, untuk memasukkan kabel carbon brush. Rakit komponen konektor tersebut kembali ke rumah motor, lalu letakkan ujung kabel carbon brush pada ujung konektor, jepit dengan tang, sehingga ujung kabel terjepit dengan kuat pada ujung konektor, lalu tambahkan solderan timah untuk menguatkan. Jangan lupa solder keneksi massa (-)
11. Langkah selanjutnya adalah rakit kembali rumah motor, berikan sedikit pelumas, yaitu berikan gemuk untuk bushing belakang dan berikan sedikit oli gardan (diteteskan saja) pada bushing depan.
 



Daftar bengkel opel dan chevrolet seluruh indonesia


Perkiraan pajak mobil 2012

Bagi Brader sekalian yang ingin membeli mobil tentunya setelah mempertimbangkan harganya, ketersediaan part dan bengkelnya, maka yang perlu diperhatikan adalah harga pajak mobil tersebut, karena tak jarang mobilnya harganya murah di kisaran RONDONYA namun pajaknya mencekik. Berikut ini daftar beberapa harga pajak mobil yang bisa dirangkum, apabila ada brader sekalian punya info mobil lain silakan dilengkapi:
Sabagai catatan naik turunnya pajak tergantung wilayah masing-masing.





BMW 318i 1800 cc BEN 1996 1,800,000


BMW 323i 2500 cc BEN 1997 2,548,000


BMW 318i 1900 cc BEN 2001 4,500,000


BMW E36 M50 320i BEN 1994 1,200,000

BMW E36 320 M52 1995 1.478.000



BMW 740i 1994 6,250,000


=====================================================================





Jeep Cherokee 4000 cc BEN 1994 2.318.400


Jeep Grand Cherokee Ltd V8 4700 cc BEN 2002 8,000,000


Jeep Cherokee Ltd (A/T) 4000cc1994 2,168,000


Jeep CJ7 4200 cc 1981 345.000

Jeep CJ7 81 433,000


Jeep CJ7 84 746,000


Jeep CJ7 87 786,000


=====================================================================





Chevrolet Captiva VCD-i 2.0 AT 2009 3.435.000


Blazer 1996 DOHC : 950.000


Blazer Montera 2000: 1.300.000


=====================================================================





Daihatsu Ceria KL 883 cc BEN 2003 823,000


Daihatsu Classy 1300 cc BEN 1991 500,000


Daihatsu Taruna 1600 cc BEN 2001 1,700,000


Daihatsu Espass 1300 cc BEN 1995 314.500


Daihatsu Xenia 1000cc (M/T) 2008 1.236.800



Daihatsu Taft GTS 1990 578.000


=====================================================================


Ford Laser GL

1990 550,000

Ford Escape

2.3cc 3,100,000

XLT 3.0 2004 4,100,000

Ford Falcon

XA 302 CID 1974 275.000


=====================================================================


Fiat Uno II 1400 CC 1994 500.000


=====================================================================





Honda Accord Maestro 1997 cc BEN 1991 898,000

Honda Ferio M/T 1590cc 1997 2,112,000


Honda Accord VTI 2000 cc BEN 2002 3,000,000


Honda Accord VTI BEN 2002 3,600,000


Honda Accord VTi-L BEN 2002 3.448.000


Honda Accord VTI-L 2300 cc BEN 2002 4,500,000


Honda Accord MT/VTi-L 2006 4.433.000

Honda All New CIVIC 2008 3,230,000

Honda Civic GENIO 1.6/SR4 GM 1992 945.000,00

Honda Civic GENIO 1.6/SR4 GM 1993 1,050,000,00


Honda Civic Estilo 1600 cc BEN 1992 1,050,000


Honda CRV 2400 cc BEN 2005 3,700,000


Honda CRV 2000 cc BEN 2002 2,800,000


Honda CRV 2000 cc BEN 2006 3,023,000


Honda CRV 2.4 (AT) 2005 3.143.000


Honda CRV 2.4 2007 3.900.000


Honda Jazz i-dsi 1500 cc BEN 2005 1,550,000


Honda Jazz VTEC M/T 2006 1.956.600


Honda City sx 8 AT 2000 1.883.000


Honda New City I-dsi BEN 2003 1,600,000


Honda New City I-DSI 1500 cc BEN 2003 1.829.800


Honda Stream S7 2003 2,703,000

Honda Stream 2004 2.0 2,800,000

Honda Freed 2010 2,940,000


=====================================================================





Hyundai Atoz 1000 cc BEN 2000 876,100

Hyundai Atoz 1.0 M/T 2002 930,000

Hyundai Atoz 1000 cc BEN 2003 938,600


Hyundai Excel II (M/T) 2007 1.050.000


=====================================================================


Isuzu Panther 1997 996,000

Isuzu Panther 2300cc SOL 1995 700,000


Isuzu Panther 2500cc 2002 1,508,000

Isuzu Panther Touring 2001 M/T 1,898,000

Isuzu Panther Touring 2003 M/T 2,400,000


=====================================================================





Mercedes 2800 cc BEN 1974 380,000


Mercedes Benz W123 2000 cc BEN 1983 750,000


Mercedes boxer 300E W124 3000 cc BEN 1987 1,200,000

Mercedes boxer 300E W124 3000 cc BEN 1989 1,665,000


Mercedes E 220 2200 cc BEN 1995 3,600,000

Mercdes Benz C-200 M/T 1997 2,935,800

Mercdes Benz C-180 1995 1,650,000


=====================================================================





Mitsubishi Gallant 2500 cc BEN 2000 2,700,000

Mitsubishi lancer EVO 4 1997 1,700,000


Mitsubishi Kuda Grandia 2500 cc SOL 2003 1,747,000


=====================================================================





Nisan Infiniti 3.0L V6DOHC 3000 cc BEN 1997 2,100,000


Nisan Grand Livina 1,5 XV MT 2009 1,800,000


Nisan Terano Spirit 2002 1,950,000

Nisan Sentra 1600cc 1990 487,000

Nisan Pathfinder 1998 3,160,000

Nissan Xtrail 2.0 Matic 2009 3.900.000


=====================================================================





Peugeot 206 1400 cc BEN 2000 1,100,000


Peugeot 206 1400 cc BEN 2001 2,200,000


Peugeot 307 1600 cc BEN 2002 2,753,000


Peugeot 406 2000 cc BEN 2001 2,578,000


=====================================================================





Suzuki Escudo 1.6 1600 cc BEN 2003 1,700,000


Suzuki Escudo 1.6 1600 cc BEN 2005 2,700,000

Suzuki VITARA EPI (M/T) 1995 1,253,000


Suzuki Aerio DX MT 1490cc 2003 1,560,000

Suzuki SX4 2009 1,480,000

Suzuki Swift ST M/T 2008 1,485,000

Suzuki Swift GX A/T 1,680,000

Suzuki Carry Pickup 1988 530.000Suzuki Baleno MT 1,152,000

Suzuki Jimny SJ410 4×4 short chassis 1984 480.000

Suzuki Katana 2WD GX 1994 858,000

Suzuki APV GX 1.5 A/T 2006 1,403,000



=====================================================================





Toyota Camry 2200cc 2001 2,900,000


Toyota Camry 3.0V 2995 cc 2003 5,280,000

Camry 2003 3.0 V A/T 5,700,000


Toyota Corolla Altis 2001 2,800,000

Toyota All New Altis Type V 2009 3,900,000


Toyota Corolla TwinCam 1600 cc BEN 1990 790,000


Toyota Corolla TwinCam 1600 cc BEN 1991 913,000


Toyota Corolla Great 1600 cc BEN 1994 1,300,000


Toyota Corolla Great 1595 cc BEN 1995 1,338,000

Toyota All New Corolla 1.6 1996 1,400,000



Toyota Soluna 1500 cc BEN 2001 1,720,000

Toyota Vios 1500 cc BEN 2003 1,800,000


Toyota Vios 1500 cc BEN 2005 1,903,000

Toyota Vios G A/T 2009 2,620,000

Toyota Yaris S 2006 1,900,000


Toyota Corona 1975 148,000

Toyota Corona 1991 2.0 M/T 900,000


Toyota Corona Absolute 2000cc BEN 1993 1,190,500


Toyota Corona Absolute 2000cc 1995 1,323,000

Toyota Kijang 78 BEN 250,000


Toyota Kijang 1500 cc BEN 1988 300,000


Toyota Kijang 1500 cc BEN 1990 300,000


Toyota Kijang LGX-D 2446 cc SOL 1999 849,800


Toyota Kijang LGX 2446 cc SOL 1998 1,393,000


Toyota Kijang LGX 1800 cc BEN 2003 1,918,000


Toyota Kijang LGX 2000cc BEN 2003 2,118,000

Toyota Innova G M/T 2004 Bensin 2.100.000

Toyota Innova G M/T 2006 2,228,000

Toyota Innova G M/T 2009 2,600,000


Toyota Avanza G VVTi 2006 1,343,000

Toyota Avanza G M/T 2008 1.500.000


Toyota Rush S A/T 2008 1.800.000


Fortuner G A/T 2005 3.300.000


Toyota Harrier 3.0 2005 7,300,000

Toyota Hilux Dcab 3.0 D4D 4×4 2010 4.325.000

Toyota Land Cruiser 105 GXL 2000 9,800,000



=====================================================================





Volvo 960 GL 2,3L 1994/1995 803,000


Volvo 740 GLE 1989 668,000


=====================================================================


VW Polo 1400 cc BEN 2003 3,000,000


VW Beetle 1200cc M/T 1974 338,000


===============================================================

Lihat Pajak Kendaraan Lewat SMS Untuk Wilayah :
JATIM (contoh ketik sms: JATIM P1910NYkirim ke7070)
DKI JAKARTA (contoh ketik sms:METROB1234XYZkirim ke1717)
JATENG (contoh ketik sms:JATENG AD5918EAkirim ke 7070)
JABAR (contoh ketik sms: POLDAJBR XXXXXXXX kirim ke 3977)


Sumber utama:


http://b4mb4ngind4rt0.blogspot.com

Tips meminang Blazer

Tips Membeli Opel/Chevrolet Blazer


A. BODY :

1. Pastikan body dalam keadaan baik, yaitu dengan mengetuk bagian dari body : apakah sudah terdapat dempul pada bagian tersebut. secara kasat mata, bisa dilihat dari bayangan / pantulan body tsb apakah bergelombang atau masih flat / rata. nampak juga apabila bodi yang telah di sol dan menggunakan dempul untuk meratakan, akan sedikit kelihatan gemuk (memang dibutuhkan kejelian tersendiri).
2. Up pron pada bagian dalam kap mesin. pastikan semua lipatan / tekukan dari bidang penampang di kanan kiri bawah kap mesin, adalah lipatan pabrik. akan nampak apabila mobil tsb pernah tubrukan, bisa jadi lipatan / tekukan hilang karena di dempul atau bergelombang / keriting karena di ketok.
3. DOHC 1997 wajib ber lis body memanjang dari depan hingga belakang dan lis chroom pada ke empat spatbornya. jangan lupa foot step yang asli adalah foot step yang menyatu dengan mud flag (jawa : kepet roda). foot step asli bukan ber merk dadone atau f1.

B. DASHBOARD / KELISTRIKAN :

Pastikan seluruh panel hidup (akan lebih sip) yaitu : power window, central lock, fog lamp, lampu pendek, jauh, petunjuk bensin, petunjuk tempratur, petunjuk tekanan oli, petunjuk pengisian amper, rpm, interior lamp, petunjuk suhu luar & arah mata angin dan YANG TERPENTING : ac kudu adem. beserta switch tempratur ac : apakah masih original menggunakan yang di dashboard atau sudah dirobah pakai switch di laen tempat (biasa di deket blower depan).

C. INTERIOR :

DOHC 1997 interior kulit pada jok dan door trimnya. plafond dari bahan beludru halus. pastikan karpet masih berwarna cerah dengan serat besar (aslinya). hindari karpet dengan warna eks kebanjiran maupun yang terbuat bukan dari bahan aslinya.

D. MESIN :

1. Indikator tekanan oli, ada di pojok kiri bawah. Range dari 0 sampe 500 kpa (maks). Yg dicari adalah : sekitar 5 menit pertama setelah mesin nyala, jarum harus mendekati 500 kpa (maks). Semakin mentok semakin bagus. Tapi RPM harus stabil di 900. Ini beda nya ama sebagian mobil lain. Mobil lain, ada choke otomatis, awal2 mesin nyala, RPM naik diatas 1000, lama2 baru turun lagi. Di blazer, RPM tetap 900 tapi tekanan olie maks di 500 kpa. Setelah 5 menit an, tekanan oli perlahan2 turun ke 250 (tegak lurus arah jam 12), tapi kalo pedal gas ditekan, jarum melejit ke 500 kpa, dan mulai saat ini jarum bergerak berdasarkan RPM dgn batas minimum 250 kpa.
2. Indikator tegangan listrik (voltmeter), ada di pojok kanan bawah. Yg dicari adalah tegangan yg stabil di 14v lewat dikit (jarum tegak lurus jam 12, miring dikit kekanan tapi masih nempel di strip angka 14). Nyalakan semua lampu, audio, AC dll, jarum harus diam tidak bergerak. Hindari mobil yg jarum voltmeternya tidak diam.
3. Indikator temperatur, ada di KIRI atas. Blazer yg dicari adalah blazer yg jarum indikator nya naik pelan2 dari 0 ke 102 derajat butuh waktu sekitar 10-15 menit. Kemudian xtra fan nyala, sekitar 2-3 menit jarum harus turun ke 80. Nyalakan AC, dalam kondisi idle jarum harus stabil di 80 (jika AC nyala). (Asumsi system pendingin masih original, belum di modif). No. 1-3 tsb sangat penting...
4. Suara mesin saat fan mati, harus halus, sehalus mobil sedan 1500 CC. Jgn lupa periksa kekentalan oli. Jangan2 mesin halus karena pake oli gardan.
5. Tes jalan dan rasakan apakah ada body getar dari rpm 0 sampe rpm atas. Hindari body yg selalu geter di rpm OR kmh tertentu.
6. Pindah dan jongkok ke dekat ban belakang kiri. Dengerkan suara fuel pump, hindari mobil yg suara fuel pump nya terdenger seperti lebah. Karena itu ciri fuel pump mau "lewat/Rusak/ bronjol/koil dan lain lain".
7. Tes jalan buat mengetest fungsi Rem ABS dan fungsi Active Safety Belt nya. Apakah bekerja optimal atau nggak.
8. Selain yg 7 itu, test nya sama aja dgn mobil2 lain. Periksa AC, kaki2, setir, dll.

E. KELEMAHAN

Kelemahan blazer yg mencolok ada di fuel pump. Kate dukunnya, 90% dari blazer yg mogok di jalan disebabkan fuel pump. Terus AC nya susah dingin, karena evaporator ada diruang mesin. Katenye sih itu buat safety. Tidak ada bagian dari sistem pendinginan yg letaknya dalam kabin penumpang/dashboard . Ntah itu bener, ntah alasan doang..